Penjaga waktu global memilih mengakhiri detik kabisat, koreksi satu detik yang dipakai sejak 1972 untuk menjaga jam atom tetap selaras dengan putaran Bumi. Sebagai gantinya, sistem yang dijuluki jam kabisat membiarkan selisih waktu resmi dan rotasi planet terakumulasi dalam periode jauh lebih panjang sebelum penyesuaian dilakukan, dengan toleransi hingga satu jam.
Keputusan ini melegakan industri teknologi: detik kabisat yang disisipkan tiba-tiba selama ini rawan mengacaukan sistem komputer, bursa, dan jaringan yang mengandalkan waktu presisi. Dengan koreksi yang jauh lebih jarang, operator sistem tidak lagi harus bersiap menghadapi satu detik ekstra yang bisa membuat perangkat lunak tersandung.
Sumber: The Morning Brief


