Hari kedua KTT BRICS di New Delhi pada 12 September 2026 menempatkan diplomasi dan tatanan internasional yang berubah di pusat agenda global. Pertemuan para pemimpin blok ekonomi berkembang ini berlangsung di tengah konflik Timur Tengah yang terus mengancam rute energi dan pelayaran niaga, serta kekhawatiran global yang meningkat atas kecerdasan buatan.
Di luar diplomasi, hari yang sama juga diwarnai perkembangan lain di berbagai belahan dunia, termasuk wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo yang kini melampaui 7.000 kasus. KTT BRICS sendiri menjadi sorotan karena pengaruh blok ini yang terus tumbuh dalam urusan dunia, dari perdagangan hingga arsitektur keamanan global.
Sumber: Open Chronicle


