Anduril meraih posisi pertama dengan sistem yang mengelola seluruh siklus kebakaran hutan dengan intervensi manusia minimal. Platform Lattice mengoordinasikan aset udara dan darat, mulai dari deteksi dini lewat penglihatan termal bertenaga AI hingga serangan ke titik api berisiko tinggi. Kompetisi ini diikuti lebih dari 300 tim, dan ketiga finalis berhasil menemukan api berisiko tinggi dalam batas 10 menit, namun hanya dua yang benar-benar mengerahkan drone untuk menyerang api.

Hasil final juga menunjukkan betapa sulitnya misi ini, karena tidak ada finalis yang berhasil memadamkan api sepenuhnya sehingga hadiah utama tidak terklaim. Dryad Networks finis kedua dengan 800 ribu dolar AS, sementara AURA Foresight ketiga dengan 500 ribu dolar AS. Kompetisi kini masuk fase dampak selama 12 hingga 15 bulan untuk mendorong teknologi ini lebih dekat ke pemakaian nyata di lapangan.

Sumber: New York Post