Kemenangan ini terasa istimewa karena black robin pernah berada di ambang kepunahan, dengan populasi yang sempat menyusut hingga segelintir individu sebelum program konservasi intensif memulihkannya. Kompetisi tahunan ini memang bertujuan menarik perhatian publik pada spesies asli Selandia Baru yang membutuhkan perlindungan.
Bagi para pegiat konservasi, gelar Bird of the Year menjadi sorotan berharga untuk menggalang dukungan bagi habitat dan program pemulihan black robin. Kisahnya mengingatkan bahwa upaya konservasi yang tekun bisa membalikkan nasib spesies, dari nyaris hilang menjadi burung yang dirayakan seluruh negeri.
Sumber: Wikipedia


